INOVASI DARI RUANG KELAS MENJADI SUMBER SEJARAH
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi ruang kelas menjadi sumber sejarah yang lahir dari dedikasi wali kelas yang terus berupaya menghadirkan kreatifitas bagi anak anak didiknya. Di bulan Agustus, setiap tahun SPM Syafaah Darussalam mengadakan lomba lomba akademik dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia, termasuk Lomba Menghias Kelas, Lomba Menghias Kelas ini bukan hanya sekedar menghias kelas dengan tema tema yang di tentukan, tetapi juga untuk membuat beberapa kelas menjadi rapi dan bersih. Ajang ini menantang wali kelas dan peserta didiknya untuk membuat bagaimana kelas yang ditempati menghasilkan suatu kepuasan sendiri dengan hasil karya mereka.
Di tengah tengah Semarak Lomba Kemerdekaan, SPM Ulya lebih tepatnya kelas XII juga ikut serta dalam lomba tersebut, termasuk lomba menghias kelas. Kelas XII menggunakan tema tentang Kebudayaan Indonesia yaitu “Jas Merah (jangan sampai melupakan sejarah)” tema tersebut diambil karna, kebanyakan masyarakat Indonesia sudah mulai melupakan sejarah negara mereka sendiri, bahkan sebagian masyarakat Indonesia sudah melupakan budaya mereka. Di dalam tema jas merah, kelas XII menggunakan beberapa sejarah untuk mengisi materi dan kekreatifan yang ada, untuk kelas mereka. Salah satunya diisi dengan sejarah Candi Prambanan, mengapa harus Candi Prambanan? Karena di kutip dari cerita Prambanan sendiri bahwa Roro Jonggrang yang menjadi iconic kisah awal mulanya Candi Prambanan.
Ustadzah Ulin selaku Wali Kelas XII merekomendasikan Roro Jonggrang sebagai salah satu karya mereka, Roro Jonggrang menjadi inspirasi Kelas XII bahwa Roro Jonggrang rela mengorbankan dirinya sendiri untuk menjaga harga dirinya dan untuk melindungi negerinya, karena Bandung Bondowoso ingin merebut kekuasan ayah Roro Jonggrang. Karena itu ia tidak ingin di pinang oleh Bandung Bondowoso, ini menjadi salah satu inspirasi kita untuk perempuan Indonesia, karena di jaman sekarang perempuan Indonesia sudah tidak peduli lagi dengan adat dan budaya perempuan Indonesia. Selain itu, Ustadzah Ulin juga merekomendasikan Wayang Kulit, karena kelas XII memilih tema Budaya Jawa, dan Jawa sendiri termasuk suku terbesar di Nusantara, dan Jawa selalu identik dengan Wayang Kulit, Wayang yang diambil sebagai isi tema kelas XII yaitu Wayang 5 Pandawa. Wayang 5 pandawa adalah, Yudistira, Arjuna, Bima, Nakula,dan Sadewa.
Dari usaha yang kelas XII lakukan, mereka memperoleh hasil yang sangat memuaskan bagi mereka, Kelas XII memperoleh Juara 1 sebagai Lomba Menghias kelas dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Bagi Ustadzah Ulin, sejarah Indonesia sangat penting di masa sekarang. Dan Ustadzah Ulin mendorong kelas XII untuk tetap mengenal budaya dan sejarah Indonesia juga melatih kreatifitas yang ada pada anak didiknya, keberhasilan tersebut membuat wali kelas dan anak didiknya, mengerti akan adanya kerja sama dan saling toleran dalam bermusyawarah, sekaligus menginspirasi kepada adik kelas yang berada dibawah tingkatannya.